Teknologi Geocell Cegah Tanah Longsor Pusat Geotextile Terpercaya Demak 2017 2018 2019 2020
Pusat Geotextile Terpercaya Demak 2017 2018 2019 2020
Bencana
tanah longsor sering terjadi di Indonesia khususnya ketika musim hujan
berlangsung seperti sekarang ini. Bahkan, terkadang bencana tanah longsor
terjadi secara tiba-tiba sehingga mengakibatkan kerugian yang besar. Kerugian
yang disebabkan oleh bencana tanah longsor ini tidaklah sedikit, bukan hanya
kerugian material tetapi juga ikut memakan korban jiwa. Bencana tanah longsor
sendiri bisa disebabkan oleh beberapa faktor, misalnya dikarenakan oleh hujan,
lereng yang terjal, tanah yang kurang padat dan tebal, batuan yang kurang kuat,
jenis tata lahan yang salah, adanya getaran, penyusutan tepian danau atau
bendungan, adanya beban tambahan, pengikisan/erosi, penggundulan hutan, adanya bidang
diskontinuitas (bidang tidak sinambung), sampai dengan komposisi tanah yang
tidak padat (misalnya daerah pembuangan sampah).
Karena
bencana tanah longsor banyak terjadi di musim penghujan, manusia atau penduduk
yang tinggal di daerah yang dianggap berpotensi longsor, untuk melakukan
pencegahan. Bencana tanah longsor sendiri sebenarnya dapat dicegah dengan
banyak cara, salah satunya dengan pemamfaatan teknologi Geocell. Geocell
merupakan salah satu jenis bahan geosintetis terbuat dari HDPE (High Density
PolyEthylene). Dengan melihat bentuk Geocell dalam keadaan terpasang yang
menyerupai sarang tawon, diperkirakan cukup efektif untuk bangunan pelindung
tebing. Keuntungan dari penggunaan GeoCell adalah usia pakai yang lama untuk
lereng yang stabil, mudah dibawa dan pemasangannya di lokasi proyek, hanya
membutuhkan pemasangan yang sederhana dan cepat, mudah dibongkar dan dapat
digunakan kembali, dan juga tahan terhadap zat biologi dan kimia yang ada di
dalam tanah.
Walaupun
demikian, Geocell juga memiliki kekurangan.
Karena untuk mendapatkan bahan geocell kebanyakan masih import, maka
harga bahan geocell masih mahal dibandingkan dengan pelindung tebing sungai
konvensional. Pelindung tebing sungai dengan geocell ini kurang baik jika
dibangun pada lereng tanah timbunan/urugan.
Selain
untuk mencegah bencana tanah longsor, Geocell juga dapat digunakan untuk
beragam aplikasi lainnya tidak hanya untuk mencegah bencana tanah longsor
seperti menstabilkan dan melindungi tebing, kanal, slope, bendungan dari
berbagai macam masalah pengikisan secara terus menerus ataupun masalah yang
disebabkan oleh pergerakan gaya gravitasi dan arus air.
Untuk
menggunakan Geocell ini cukup mudah, kita cukup meletakan Geocell pada area
yang ingin diproteksi dan ditingkatkan stabilitas lahannya. Namun sebelumnya
lahan tersebut telah dipersiapkan terlebih dahulu sehingga posisi Geocell
sesuai dengan disain yang telah direncanakan. Kolom-kolom dalam Geocell sendiri
dapat kita isi dengan beragam material mulai dari pasir, agregat hingga tanah.
Jika material pengisi Geocell adalah tanah, maka akan memberikan ruang yang
cukup pada akar tanaman untuk tumbuh dan memperkuat struktur tanah itu sendiri
dan juga menambah estetika dan keindahan lahan. Selain
aplikasi tersebut, Geocell juga dapat dimamfaatkan untuk beragam hal mulai dari
pembuatan jalan, pembuatan pondasi bangunan dan lain-lain yang berhubungan
dengan peningkatan struktur tanah.
banjarnegara, banyumas, batang, blora, boyolali, brebes, cilacap, demak, gerobogan, jepara, karanganyar, kebumen, kendal, klaten, kudus , purwodadi, rembang, tuban, magelang, pati, pekalongan, pemalang, purbalingga, purworejo, rembang, semarang, sragen, sukoharjo, tegal , temanggung, wonogiri, wonosobo, magelang, pekalongan, salatiga, surakarta, tegal, sleman, wates, gunung kidul, purworejo, bantul



















0 komentar