Tebing Sungai Dilindungi oleh Geocell Jual Geotextile Murah Klaten 2017 2018 2019 2020
Jual Geotextile Murah Klaten 2017 2018 2019 2020
Geocell
merupakan salah satu jenis bahan geosintetis terbuat dari HDPE (High Density
PolyEthylene). Dengan melihat bentuk geocell dalam keadaan terpasang yang
menyerupai sarang tawon, diperkirakan cukup efektif untuk bangunan pelindung
tebing terhadap adanya erosi. Untuk membuktikan hal tersebut, telah dilakukan
pemasangan geocell di K. Mungkung yaitu di Desa Patihan Kelurahan Karang Tengah
Kabupaten Sragen. Geocell di Indonesia baru digunakan untuk lapisan jalan raya,
sedang untuk pelindung tebing terhadap erosi baru dicobakan pada penelitian
ini.
Ada
beberapa pabrik yang memproduksi geocell yaitu antara lain Presto Products
Company dan US Products Inc. Melihat spek teknis kedua pabrik tersebut mengenai
geocell, dapat diperkirakan bahwa mengenai bahan dan dimensi geocell sudah
standar. Dalam penelitian digunakan geocell produksi Presto tipe GW20V041029,
yaitu dengan dimensi tiap sel 224 mm arah memanjang dan 259mm arah melintang,
kedalaman sel 10cm, pada arah memanjang jumlah sel 29 buah sedang pada arah
melintang berjumlah 10 buah. Selebar satu meter geocell di atas diisi dengan
tanah dan gebalan rumput sedang yang di bawahnya diisi dengan beton.Dalam
penelitian ini secara teknis ditujukan untuk memperoleh informasi mengenai
constructability dan efektifitas penggunaan geocell sebagai pelindung tebing,
sedang secara ekonomis ditujukan untuk memperoleh perbandingan harga
pelaksanaan antara penggunaan geocell dan penggunaan lining beton.
Prinsip
kerja dari Geocell adalah didahului dengan pembersihan lapangan, pengukuran
kembali dengan pemasangan beberapa patok. Kemudian dilanjutkan dengan pembuatan
galian tanah untuk pemasangan pondasi dengan batu kali yang dilengkapi dengan
anker untuk pengikat geocell. Pembentukan lereng tebing sesuai desain
perencanaan dengan pekerjaan urugan yang dipadatkan maupun pekerjaan galian. Bila
tebing sudah terbentuk sesuai rencana geotextile dihampar sebagai lapisan
permukaan tanah, kemudian tanah diurugkan diatas geotextile (non woven) setebal
15 cm lalu dipadatkan.
Pemasangan
geocell pada lereng tebing sungai yaitu geocell dibentangkan yang semula
dimensi arah memanjang 8 cm menjadi 6,25 m, sedang arah melintang semula 3,33 m
menjadi 2,70 m dan untuk mempertahankan bentuk geocell agar tidak berubah/tetap
stabil digunakan anker yang terbuat dari besi tulangan dengan diameter 10 mm,
panjang 1,00 m sedangkan sambungan antar lembar geocell digunakan kawat.
Setelah
posisi geocell sesuai desain rencana dan cukup stabil maka geocell dapat diisi
dengan beton dari bawah hingga jarak 1,00 m dari tepi atas selanjutnya bagian
sisi atas selebar 1,00 m diisi dengan tanah yang diberi gebalan rumput.
Pembuatan
saluran drainase di ujung hulu bangunan dan tangga dari pasangan batu kali di
ujung hilir bangunan. Saluran drainase dapat berfungsi untuk mengalirkan air
yang akan masuk ke sungai agar tidak langsung lewat puncak tebing sungai,
sedang tangga berfungsi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam memudahkan
naik/turun tebing waktu ke sungai.
banjarnegara, banyumas, batang, blora, boyolali, brebes, cilacap, demak, gerobogan, jepara, karanganyar, kebumen, kendal, klaten, kudus , purwodadi, rembang, tuban, magelang, pati, pekalongan, pemalang, purbalingga, purworejo, rembang, semarang, sragen, sukoharjo, tegal , temanggung, wonogiri, wonosobo, magelang, pekalongan, salatiga, surakarta, tegal, sleman, wates, gunung kidul, purworejo, bantul




















0 komentar